Kunci Sukses Bisnis Asuransi


Industri Asuransi Jiwa di Indonesia berkembang demikian pesat. Kalau pada saat yang lalu, profesi sebagai agen asuransi jiwa sepertinya adalah profesi yang terbuang atau memalukan. Saat ini, telah terbukti banyak orang sukses melalui bisnis asuransi jiwa. Yang semula mereka hanya menganggap sebagai usaha sampingan untuk tambahan penghasilan, sekarang sudah beralih menjadi pekerjaan utama. Ketika kita bicara tentang keberhasilan, sekelompok orang tetap membahas kegagalan. Sekalipun bukti sudah nyata tentang kesuksesan, namun selalu ada yang skeptis. Sehingga timbul pemikiran mereka yang berhasil hanya faktor kebetulan dan rejeki yang lebih baik. Seakan berkata, bahwa yang gagal dalam bisnis ini lebih banyak daripada yang berhasil.

MENGAPA MEREKA GAGAL ???

Banyak faktor yang mempengaruhi kegagalan tersebut.

Faktor PERUSAHAAN
Bekerja di industri keuangan sangat rentan dengan kepercayaan masyarakat. Karena tugas seorang agen asuransi adalah menerima uang nasabah yang dipercayakan kepada perusahaan untuk jangka waktu yang panjang. Maka akan lebih mudah bila perusahaan tempat kita berpijak mempunyai track record yang positif. Saat ini dengan teknologi informasi yang demikian cepat, mudah sekali mengakses data perusahaan, baik lokal maupun internasional.
Faktor TEAM
Faktor ke tiga adalah faktor yang paling penting. Namun sayangnya banyak orang yang meremehkan hal ini. Justru disinilah faktor yang membuat titik keberhasilan atau titik kegagalan. Memang dalam acara perekrutan, sering hanya ditampilkan profil sukses seorang agen. Kesaksian perubahan gaya hidup justru membuat orang tertarik bergabung dalam bisnis
ini.Padahal untuk bisa sukses dalam bisnis ini, bagian yang penting adalah support. siystem.Menariknya, memang banyak orang sukses di bisnis ini tidak melalui sebuah support system. Mereka mengandalkan lingkungan keluarga, teman, relasi yang luas, ditambah semangat dan usaha kerja keras yang membuat mereka sukses. Oleh karena itulah banyak menciptakan rasio kegagalan yang tinggi. Kata support system banyak digunakan oleh perekrut / leader saat melakukan perekrutan.
Faktor PRODUK
Bicara tentang produk, bukanlah berarti produk yang dijual haruslah nomer satu. Karena dewasa ini semua produk di industri asuransi sangatlah bersaing. Namun, dengan mempunyai produk yang spesifik, akan memudahkan Anda mendapat nasabah. Apalagi bila produk tersebut tidak dimiliki oleh perusahaan pesaing.
Mereka banyak salah mengartikan tentang pengertian support system. Seakan hanya berarti sempit, bicara tentang support materi, hadiah, fasilitas yang sifatnya teknis belaka. Support system adalah sebuah pengertian yang luas. Selain fasilitas normatif, bagian yang tidak terpisahkan adalah tentang INTEGRITAS, CHARACTER, RELATIONSHIP, dan BALANCE LIFE. Tanpa itu, sudah banyak terbukti, keberhasilan akan kekayaan telah diraih, namun perseteruan tidak dapat dihindarkan, yang mengakibatkan perpecahan secara internal, karena dalam mencapai tujuan materi bisa menghalalkan segala cara. Atmosfir yang positiflah yang membuat keberhasilan menjadi seimbang.
Faktor PRIBADI
Kalau ke tiga faktor di atas sudah ada digenggaman, maka keberhasilan sekarang mutlak sepenuhnya ada di tangan Anda !!!, Karena ditaraf ini hanya ada kata, bila tidak sukses..... bukan tidak bisa, tapi TIDAK MAU.
_SENDTOFRIEND